Hub Kami : ( 085 )779 188 529
Senin - Sabtu : 09.00 - 22.00

6 PERMASALAHAN YANG MENJADI PEMBUNUH BISNIS

Menjalankan sebuah bisnis, ternyata tak ubahnya seperti menjalan kan sebuah mobil, banyak hal yang harus kita pelajari,banyak hal yang harus kita ketahui, banyak hal yang harus dipahami, dan banyak hal yang harus kita lakukan untuk menjalankan mobil kita seaman dan senyaman mungkin. Kadangkala dijalan yang lapang dan lengang kita harus memacu kecepatan , ketika ada mobil lain didepan maka suatu saat kita harus menginjak pedal rem kita, ketika ada rambu dilarang parkir maka kita pun tidak boleh berhenti dan lain-lain. Sepertihalnya mengendarai sebuah mobil , kita harus membekali diri untuk mengetahui navigasi dan arah-arah tujuan , mengetahui rambu-rambu lalu lintas, mengetahui betul tentang cara membaca indicator-indikator di dashboard mobil kita  demikian seterusnya.
Sebuah survey di Amerika serikat menyebutkan bahwa  sebagian besar usaha dan bisnis yang dibangun akan dapat dikatakan eksis jika telah melampaui waktu sepuluh tahun . Akan tetapi kebanyakan dari  usaha dan bisnis yang didirikan  96 % nya gugur  dan tidak berkembang bahkan bangkrut  sebelum tahun yang kesepuluh , apa saja yang menjadi penyebab matinya bisnis yang didirikan tersebut  inilah uraian pembunuh 96 %  pebisnis  baru itu .
Lebih dari sepuluh kali saya gonta-ganti bidang bisnis  , dan adalah benar  6 hal ini sebagai rekaman pribadi  saya, bahwa saya gagal dalam berbisnis adalah  karena 6 hal tersebut . apakah anda juga  pernah mengalami hal yang sama …???
1.     OBSSESION OF THE PRODUCT
Dalam mengawali sebuah bisnis . kadangkala seorang entrepreneur banyak yang berorientasi tentang inovasi produk,barang   apa yang sekiranya belum ada dan belum pernah dirilis sebelumnya .Bisa jadi dia benar ,akan tetapi hal ini sebenarnya adalah sebuah killer terbesar ketika kita adalah seorang  pemula .Pernahkah anda ingat bagaimana seorang ilmuwan yang telah berhasil mencipatkan sebuah kendaraan yang berhan baku air…??? Sangat inovatif, tidak berbau, tidak ada polusi, ramah lingkungan , hemat biaya dan sebagainya , tapi pernahkan anda melihat jenis kendaraan ini dikota anda …?? Itu pertanyaan yang sederhana dari saya ..?? tidak pernah sama sekali . Kenapa …??ini lah yang diterjemahkan sebagai sebuah obsesi kita dalam sebuah produk. Bisa jadi ini adalah ide yang bagus, bisa jadi ini adalah ide yang brilian dan genius,akan tetapi bagi seorang interpreneur ,rumusan ide bagus hanyalah “ Ide yang dapat menghasilkan uang karena dapat diterima oleh pasar “ bukan ide-ide indah dan genius seperti halnya mobil berbahan air tadi ,yang dalam kenyataan sehari-hari tidak bisa diterima oleh pasar ,Klik Juga contoh-contoh lain di bidang marmer ….disini…!!!

2.     SPEED KILLER
Kecepatan dalam peningkatan skala . Ada sebuah pengalaman yang menarik ketika saya mengawali bisnis on_line marketing ini , ketika saya mengawalinya dengan nilai modal “ Zero Rupiah “ tanpa modal sama sekali, order yang saya terima pertama kali adalah sebuah papan nama segitiga  yang duduk dimeja , dengan jumlah satu biji saja , pesanan ini datang dari Madiun, jalan Jatiagung No23 , Dan kemudian meningkat menjadi dua, tiga, empat dan semakin besar dan semakin besar jumlahnya dan alhamdulillah ditahun 2011ini kami telah mengerjakan lebih dari 1500 biji prasasti PNPM ,dari 750 biji prasasti PNPM yang saya targetkan Belum lagi pesanan Kijingan dan makam Marmer, produk wastafel dan bath_up juga produk-produk lainnya .Saya sangat bersyukur dengan adanya Rahmad,Taufik dan Hidayah dan Pertolongan Tuhan saat itu. Jika saja pesanan diawal-awal itu langsung dalam jumlah 100 biji saja , maka dapat saya pastikan usaha ini tidak akan pernah berlanjut hingga sekarang. Kenapa..?? karena saya saat itu memang tidak punya modal sama sekali, dan tanggungan hutang saya masih teramat banyak . Itulah kira –kira terjemahan dari speed. Jika bisnis kita masih dalam category bayi, dan kita masih dalam  level beginner , maka jangan coba-coba untuk mempercepat dengan langkah-langkah instan untuk memperbesar skala usaha kita.
Speed is Killer is specially for the beginner, itu pesan Bapak Heppy Trenggono,MKom, Owner United Balimuda ,KETUM Pusat IIBF ,orang yang sangat menginspirasi perjuangan bisnis kecil saya ini.Ini juga banyak berlaku untuk bisnis –bisnis saya sebelumnya , yang  telah gugur  sebelum genap berusia dua tahun. Kala itu saya tergiur untuk berbisnis “ Ikan Louhan” saat terjadi trend saat itu.  Awalnya saya mendatangkan ikan louhan dari Surabaya , dalam jumlah yang kecil, kadang 10_15 ekorikan seukuran korek api. Ketika sudah banyak peminat, saya memperbesar  belanja saya dalam jumlah ratusan ekor, dalam bulan ketujuh- kedelapan , bisnis ini sudah macet dan ikan-ikan yang saya datangkan ini tidak laku lagi. Kenapa..?? karena ternyata ikan louhan ini bisa diproduksi secara massal, dalam sekejap saja bisa di lakukan bredding dalam jumlah ribuan oleh peternak ikan hias Tulungagung,inilah yang terjadi.Dalam catatan saya , saya rugi sekitar 8 juta diakhir matinya bisnis ini.Jumlah yang sangat besar bagi ukuran saya ,Saya seorang beginner dalam ikan hias,dan saya tidak melihat sebelumnya tentang apa dan bagaimana prospek ini bisa berkelanjutan dan saya tidak bisa memandang tentang teory produk massal dalam bisnis perikanan ini.
3.     TECHNICAL SUCCSES
Banyak orang akan menjadi pro-kontra dengan penyebab yang ketiga ini, tapi sebagai entrepreneur saya membenarkan 95% dari teory  Bapak Heppy Trenggono ini .Technical success, yakni Kalau Kita adalah orang yang sangat pandai dalam membuat masakan,maka jangan sekali-kali nyoba buka restaurant.Kalau anda sangat jago dalam bidang IT, jangan coba-coba mendirikan usaha dibidang ini, Mengapa demikian ..?? karena kadang banyak diantara kita yang sangat asyik dan saking keasyikannya ,kita justru melupakan bisnis kita tersebut. Bagaimana jika kita buka sebuah restaurant dan mengelolanya dengan baik sedangkan kita begitu sibuk didapur,, profit dicetak di restaurant bukan didapur.Kapan waktu kita untuk melayani tamu , kapan waktu kita membenahi administrasi keuangan kita …kapan waktu kita membuat perencanaan kedepan dan lain-lain…
Bisniss skill dan technical success adalah dua hal yang berbeda, bisa saja anda tidak paham tentang pertanian akan tetapi bisa meraih sukses dibidang agrobisnis.Atau bisa saja anda tidak paham dalam bidang kerajinan marmer dan cara mengolahnya akan tetapi anda sukses dibisnis ini.
4.     IRRATIONAL  ABSOUBERENT
Terhanyut dalam pemikiran yang tidak rasional,inilah yang menjadi pembunuh bisnis kita yang kelima.Pada tahun 2001_ tahun 2008 pengusaha marmer Tulungagung mencapai masa booming usaha, kiriman dalam dan luar negeri melimpah ruah, truk-_truk container datang silih berganti masuk kedaerah kami, iklim usaha saat itu memang seperti disyurga, demikian pula saya saat itu,juga turut merasakannya.Saat itu saya masih menjabat sebagai manager disebuah Koperasi serba Usaha didaerah kami.
Ada titik masalah yang ingin saya ungkapkan  sebagai analisa sejarah marmer Tulungagung, yakni “ factor Irrational Absouberent” dikala itu terjadi, dengan munculnya dana-dana instant yang berkeliaran  ratusan milyard rupiah masuk sebagai investasi jangka pendek .untuk menutupi biaya operasional harian  ,para pengusaha marmer kala itu melakukan “ bridging”  dalam bentuk tukar giro, dengan bunga  sekitar 5_7,5 % perbulan, sangat menggiurkan. Akan tetapi ketika pasar mulai surut dan pasar semakin sempit, sementara itu dana-dana yang terlepas  sebagai hutang jangka pendek itu tetap digulirkan, yach yang terjadi selanjutnya adalah kemacetan dana-dana instan itu.Karena beban bunga yang sedemikian besar, dan juga iklim usaha semakin surut sehingga tidak bisa menutup beban bunga tersebut.Akhirnya para pengusaha-pengusaha ternama saat itu menutupi bunga mereka dengan hutang lagi dan hutang lagi, sehingga hutang-hutang mereka menjadi 3_4 kali lipat dalam waktu setahun saja.Dan ketika mereka melakukan cut_off untuk hutang-hutang mereka , maka perekonomian di daerah kami bergejolak sangat keras dan kolaps  terjadi disana-sini, banyak sekali yang terhempas dan bangkrut dalam usaha mereka.Karena sebagian besar dari pemain Yang memberi pinjaman adalah juga pengusaha marmer, saya masih ingat betul dalam catatan saya ada 24 nama pengusaha  menengah dan besar yang melarikan diri, dan beberapa lembaga keuangan diTulungagung jebol bermilyard-milyard Rupiah .Termasuk para pengusaha yang meminjamkan dananya untuk kegiatan “ Pinjam_meminjam dana instant “ ini.
Jika suatu prospek bisnis menawarkan keuntungan yang tidak wajar didalamnya maka sebaiknya kita menjauhinya.Tak ayal karena suatu ketika nanti hal ini justru akan menjadi hal yang banyak menguras keuangan usaha kita.Dan kita bakal banyak kehilangan uang didalamnya.Pada saat itu saya juga terkena irrasional absouberent ini sebesar Rp 126 juta,mungkin kecil buat oranglain akan tetapi adalah jumlah yang sangat fantastis dalam kehidupan saya.
5.     LEG OFF SECOND IDEA
Terobsesi dengan keberhasilan masa lalu, untuk diduplikasi di kemudian hari.  Itulah kurang lebih inti dari penyebab kelima ini . Jadi jika anda pernah merasa berhasil dengan suatu bidang dimasa lalu , belum tentu hal itu akan menjadikan anda sebagai orang sukses ketika anda menjalani bidang yang sama dimasa mendatang .Karena zaman telah berubah , dan bisa jadi perubahan itu terjadi sedemikian cepatnya , sehingga akan membuat kita kelabakan ketika perkembangan zaman ini menjadikan bisnis kita menjadi tewas.
Pada tahun 2008 , di Tulungagung dilaksanakan PILKADES bersama  hampir di 200 desa, pada saat itu , saya melirik ada peluang untuk berbisnis banner  dalam ukuran yang besar untuk gambar para calon Kepala Desa , saya mendatangkan banner ini dari Malang lewat seorang teman saya. Harga saat itu dari Teman sekitar 40 ribu rupiah permeter, dan akhirnya saya keliling kesana kemari untuk mencari order pembuatan banner ukuran besar ini untuk para calon kepala Desa, Alhamdulillah, pada saat itu saya bisa memperoleh keuntungan lebih dari 7,5 juta rupiah dalam waktu sekitar satu bulan saja. Saya berfikir kala itu, bagaimana jika  bisnis ini saya terapkan di PEMILU tahun depan …tentu hasilnya akan berlimpah –limpah karena calonnya lebih banyak , dan lokasinya  tidak terlalu lebar, cukup konsentrasi di dua Daerah Pemilihan saja.Ini angan –angan saya untuk tahun 2009, saat Pemilu kelak digelar.Apa yang terjadi….?? Ketika saya sudah terlebih dahulu pasang iklan sana-sini, bikin banner sana-sini ternyata  hayalan saya tentang hasil dimasa PILKADES sama sekali tidak terwujud di masa PEMILU,  ternyata mesin plotter pembuat banner ini sudah masuk diTulungagung, dan mereka menjualnya dengan harga yang sangat murah, yaitu  25 ribu permeter,wal hasil saya khan cuman blantik dan tidak memproduksi sendiri, Caleg-caleg  yang kala itu sudah menjalin komunikasi dengan saya beralih ke produsen langsung ,  sampai dengan akhir PEMILU saya menghasilkan  “ NOL METER ORDER” alias zonk…
6.     RUN OUT OFF CASH
Kehilangan Kendali terhadap cash,kehabisan dana cash atau kita tidak punya cukup dana cash untuk oprasional kita . Sebagai pelaku usaha kecil saya pernah mengalami hal yang sangat menyakitkan dalam hati saya.Ketika itu saya menjalani  usaha penyediaan solar untuk para penggergaji batu marmer di daerah saya. Dengan modal yang sangat sedikit saya mencoba merintis usaha ini namun akhirnya banyak sekali dana saya yang hilang karena saya kehilangan kendali terhadap cash saya .Saya terlalu lunak terhadap para pengrajin hingga ketika perputaran modal ini macet maka akhirnya mereka dengan diam-diam beralih ke suplayer lain dan menghentikan  kontrak dengan saya secara sepihak.Bahkan mereka dengan hanya bisa membayar cicilan solar kiriman saya waktu itu. Run Out Off Cash, untuk operasional kita selalu memerlukan dana untuk kelangsungan hidup usaha kita , Ketika kita terlalu lunak tentang batas tempo pembayaran , maka kita akan mengalami kesulitan keuangan  untuk membayar biaya operasional yang lain , seperti transport dan tenaga kerja. Karena semakin kita lunak tentang jatuh tempo, maka kita akan memerlukan cash yang lebih besar lagi-lebih besar lagi dan lebih besar lagi , yang terjadi selanjutnya adalah kita nggak kuat mengikuti permainan mereka sehingga kita akan kelimpungan dan akhirnya wafat juga bisnis kita tersebut.
Jaga benar cash anda, sediakan selalu suspensi cash dalam bentuk tabungan yang aman, maksudnya aman adalah tidak dipergunakan untuk selain  tujuan bisnis ini. Bisa saja kita memiliki profit yang besar  karena  penjualan kita  semakin hari semakin meningkat, akan tetapi kalau profit tersebut hanya dalam bentuk catatan piutang maka kita akan kelimpungan ketika tertagih oleh biaya oprasional yang lainnya, misalnya untuk tenaga kerja.Orang yang bekerja kita tidak bisa dibayar dengan catatan piutang, orang yang bekerja pada kita butuh dana cash dan tidak bisa dibayar dengan profit yang masih berbentuk piutang .Ketika kita hilang kendali terhadap kesediaan dana cash , maka bisnis kita akan menjadi mesin masalah buat diri kita sendiri.
Mari berbagi, mari berdiskusi, tentang hal ihwal, apa-apa yang terjadi dalam bisnis kecil-kecilan kita ini.Nggak perlu malu dengan diri kita sendiri, karena yakinkan diri anda bahwa anda bisa sukses seperti mereka , dengan bantuan dan pertolongan besar dari Tuhan . InsyaAllah .
Disadur dan disarikan dari :
Bussiness Rich Class
Bapak Hepy Trenggono,MKom
Owner United Balimuda
KETUM IIBF Pusat



MyFreeCopyright.com Registered & Protected
Bagikan artikel ini..!!

0 komentar :

Posting Komentar

Warning ..!!!! Spam Comment -live Link-Iklan berlebihan- akan kami hapus-Gunakan Form URL-Name ..biar aman,silahkan masukkan keyword anda dengan form comment tersebut -Terimakasih atas pengertiannya

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.Siap melayani anda untuk sekedar sharing atau pemesanan jasa kami 24/7.
Hubungi Kami